Rabu, 30 September 2009

PEMBELAJARAN T I K 3


What is intranet?

Intranet adalah jaringan komputer privat yang menggunakan protokol internet, jaringan konektivitas, dan sistem telekomunikasi publik yang dimanfaatkan untuk bertukar informasi antar karyawan dalam sebuah organisasi. Secara awam, intranet dapat disebut sebagai internal website – jaringan situs internal – dari suatu organisasi.

Intranet menjadi sebuah komponen penting dalam sistem informasi perusahaan/organisasi saat ini. Intranet mengadopsi konsep Local Area Network (LAN) dengan memanfaatkan teknologi internet. Intranet mulai diperkenalkan sejak tahun 1995. Sistem ini umumnya terkoneksi ke internet sehingga memungkinkan pertukaran data antara sistem intranet suatu organisasi dengan organisasi lainnya melalui internet.

Intranet versus LAN?

Intranet memiliki kompabilitas yang tinggi terhadap sistem lain sehingga mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan, dan dikonfigurasi. Dukungan aplikasi, program, dan sistem operasi yang luas dari internet menyebabkan intranet dianggap sebagai bentuk masa depan LAN.

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh sistem intranet dibandingkan LAN mencakup: (1) pemanfaatan ragam fasilitas dan aplikasi internet sehingga intranet memiliki akses yang luas, (2) penggunaan teknologi dan aplikasi LAN sebagai pendukung sistem, dan (3) dukungan integritas database dan kompabilitas perangkat lunak.

Namun, dilain pihak, intranet juga memiliki kelemahan dibandingkan sistem LAN. Sistem intranet rentan penyusupan dan penyadapan jaringan serta pembajakan data. Bahkan pengembangan sistem proteksi terus dilakukan seperti firewall, sistem enkripsi, dan lainnya. Berbeda dengan sistem LAN yang menggunakan jaringan komunikasi terproteksi (VPN – Virtual Privat Network) sehingga keamanannya relatif lebih terjaga.

Intranet advantages?

Pemanfaatan intranet dapat mendatangkan beberapa keuntungan dari beragam sudut pandang. Terutama dalam menunjang perkembangan sebuah organisasi yang memanfaatkan jaringan intranet. Keuntungan tersebut diantaranya meliputi:

1. produktifitas kerja. Adanya intranet dapat membantu para pekerja dalam suatu organisasi untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan mereka untuk menunjang peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

2. pemanfaatan waktu. Melalui intranet, pegawai organisasi dapat memperoleh akses informasi kapanpun sehingga terjadi efisiensi waktu. Organisasi juga dapat memberikan informasi setiap saat secara aktual.

3. komunikasi. Adanya intranet dapat memudahkan komunikasi antar bagian, baik secara horizontal atau vertikal, dalam organisasi.

4. operasi dan manajemen. Intranet dapat digunakan untuk mendukung operasi dan keputusan dalam bisnis baik secara internal maupun antarorganisasi.

5. melalui intranet dihimpun seluruh informasi tentang organisasi sehingga meningkatkan efisiensi akses informasi organisasi.

6. kerangka perubahan budaya kerja. Melalui intranet pegawai-pegawai organisasi dapat terhubung dan bekerja sama dalam dunia maya sehingga memungkinkan munculnya pemikiran atau ide untuk pengembangan organisasi.

7.sistem intranet menunjang keterpaduan kemampuan e-mail internal dan eksternal.

8. terhubung dengan sistem internet sehingga memungkinkan akses terhadap berbagai informasi yang terdapat di internet.

Intranet disadvantages?

Selain memiliki keunggulan, intranet juga memiliki beberapa kekurangan yang meliputi:

1. Informasi yang tidak benar dapat termuat dalam sistem intranet bila tidak dilakukan mekanisme kontrol secara intensif. Akibatnya dapat mengurangi kredibilitas intranet yang dimiliki oleh organisasi.

2. selain informasi yang tidak benar, terdapat kemungkinan tersiarnya materi illegal melalui intranet. Oleh sebab itu, perlunya kontol terhadap akses melalui intranet agar jangan sampai menjatuhkan kredibilitas dan tanggung jawab sosial organisasi.

Planning intranet?

Setiap organisasi dapat memiliki sistem intranet mereka masing-masing untuk menjawab kebutuhan akan akses informasi baik secara internal maupun eksternal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membangun sistem intranet meliputi:

1. Apa yang diperoleh dari pembentukan jaringan intranet tersebut

2. Bagian atau departemen mana yang akan mengontrol pertukaran informasi melalui intranet

3. mengetahui kapan diperlukan perubahan – up date – sistem yang berjalan saat ini

4. bagaimana sistem pengamanan yang diberlakukan terhadap sistem intranet tersebut

5. Apakah up date dan penambahan informasi berada dalam suatu mekanisme kontrol yang sesuai

So, intranet?

Pengembangan sistem intranet penting dilakukan oleh suatu organisasi untuk menunjang kegiatan organisasi dan akses informasi secara faktual. Dengan demikian, intranet dapat menunjang perkembangan organisasi.

PEMBELAJARAN T I K 2


Internet telah membuat revolusi dunia komputer dan dunia komunikasi yang tidak pernah diduga sebelumnya.Penemuan telegram, telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari pada alat-alat tersebut. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk berkolaborasi dan berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa dibatasi oleh kondisi geografis.

Internet merupakan sebuah contoh paling sukses dari usaha investasi yang tak pernah henti dan komitmen untuk melakukan riset berikut pengembangan infrastruktur teknologi informasi. Dimulai dengan penelitian packet switching (paket pensaklaran), pemerintah, industri dan para civitas academica telah bekerjasama berupaya mengubah dan menciptakan teknologi baru yang menarik ini. Hari ini, kata-kata seperti "bleiner@computer.org" dan "http://www.acm.org" sudah menjadi kebiasaan yang mudah diucapkan orang di jalanan.

Tulisan ini hanya merupakan sebuah uraian singkat dan tidak menguraikan secara rinci sejarah internet. Banyak tulisan yang mudah anda dapat berkaitan dengan Internet, sejarahnya, teknologinya dan penggunaannya. Di toko buku anda dapat memilih sendiri buku-buku tentang Internet. 2 . Dalam tulisan ini, 3 beberapa dari para penulis terlibat dalam pengembangan dan evolusi teknologi internet khususnya dalam penemuan dan sejarahnya. Sejarah intenet dapat dibagi dalam empat aspek yaitu

1.Adanya aspek evolusi teknologi yang dimulai dari riset packet switching (paket pensaklaran) ARPANET (berikut teknologi perlengkapannya) yang pada saat itu dilakukan riset lanjutan untuk mengembangkan

wawasan terhadap infrastruktur komunikasi data yang meliputi beberapa dimensi seperti skala,performannce/kehandalan, dan kefungsian tingkat tinggi.

2.Adanya aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah infrastruktur yang global dan kompleks.

3.Adanya aspek sosial yang dihasilkan dalam sebuah komunitas masyarakat besar yang terdiri dari para Internauts yang bekerjasama membuat dan mengembangkan terus teknologi ini.

4.Adanya aspek komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari sebuah penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur informasi yang besar dan berguna. Internet sekarang sudah merupakan sebuah infrastruktur informasi global (widespread information infrastructure), yang awalnya disebut "the National (atau Global atau Galactic) Information Infrastructure" di Amerika Serikat. Sejarahnya sangat kompleks dan mencakup banyak aspek seperti teknologi, organisasi, dan komunitas. Dan pengaruhnya tidak hanya terhadap bidang teknik komunikasi komputer saja tetapi juga berpengaruh kepada masalah sosial seperti yang sekarang kita lakukan yaitu kita banyak mempergunakan alat-alat bantu on line untuk mencapai

sebuah bisnis elektronik (electronic commerce), pemilikan informasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

Penemuan Internet

Sebuah rekaman tulisan yang menerangkan bahwa interaksi sosial dapat dilakukan juga melalui sebuah jaringan komputer terdapat pada seri memo yang ditulis oleh J.C.R. Licklider dari MIT (Massachuset Institut of Technology) pada bulan Agustus tahun 1962. Dalam memo tersebut diuraikan konsep "Galactic Network"nya. Dia memiliki visi sebuah jaringan komputer global yang saling berhubungan dimana setiap orang dapat akses data dan program secara cepat dari tempat manapun. Semangat konsep tersebut sangat sesuai seperti internet yang ada

sekarang. Licklider adalah pimpinan pertama riset program komputer dari projek DARPA, 4 yang dimulai bulan Oktober 1962. Selama di DARPA dia bekerjasama dengan Ivan Sutherland, Bob Taylor, dan seorang peneliti MIT, Lawrence G. Roberts. Leonard Kleinrock di MIT mempublikasikan tulisanya berjudul " The first paper on packet switching theory" dalam bulan July 1961 dan "The first book on the subject" di tahun 1964. Kleinrock sepaham dengan Roberts dalam teori

kelayakan komunikasi mempergunakan sistem paket data dari pada hanya mempergunakan sebuah rangkaian elektronik. Teori ini merupakan cikal bakal adanya jaringan komputer. Langkah penting lainnnya adalah membuat komputer dapat berkomunikasi secara bersama-sama. Untuk mmebuktikan hal ini, pada tahun 1965, Roberts bekerjasama dengan Thomas Merrill, menghubungkan komputer TX-2 yang ada di Mass dengan komputer Q-32 yang ada di California dengan mempergunakan sebuah saluran dial-up berkecepatan rendah. Ini merupakan sebuahjaringan komputer pertama yang luas yang pernah dibuat untuk pertama kalinya meski dalam skala kecil. Hasil dari percubaan ini adalah bukti bahawa pengunaan waktu dalam komputer-komputer tersebut dapat bekerja dengan baik,

menjalankan program dan mengambil atau mengedit data seperti yang biasa dilakukan pada sebuah mesin dengan remote control, namun rangkaian saklar system telepon kurang mendukung percobaan ini. Hipotesis Kleinrock tentang diperlukannya sebuah program paket pensaklaran terbukti.

Pada tahun 1966 Roberts pergi ke DARPA untuk mengembangkan konsep jaringan komputer dan dengan cepat merumuskan rencananya untuk ARPANET, yang dipublikasikan pada tahun 1967. Pada saat konferensi dimana dia harus mempresentasikan makalahnya tentang konsep paket dalam jaringan komputer, dalam konferensi tersebut juga ada sebuah makalah yang berhubungan dengan konsep paket pada jaringan komputer dari Inggris yang ditulis oleh Donald Davies dan Roger Scantlebury dari NPL. Scantlebury mengatakan pada Roberts tentang riset yang dilakukan NPL sebaik seperti yang dilakukan oleh Paul Baran dan lainnya di RAND. RAND group telah menulis sebuah makalah berjudul " paper on packet switching networks for secure voice" di lingkungan militer pada tahun 1964. Penelitian-penelitian tersebut dilakukan bersamaan oleh kelompok peneliti MIT, NPL dan RAND. Sedangkan para penelitinya tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh kelompok peneliti lainnya. Kelompok peneliti MIT bekerja dalam kurun waktu 1961-1967, kelompok RAND bekerja dalam kurun waktu 1962-1965, dan kelompok NPL bekerja antara tahun 1964-1967. Kata paket telah diadopsi dari hasil kerja kelompok NPL dan diusulkan dipergunakan dalam saluran komunikasi data ARPANET, sehingga komunikasi data di dalam projek ini diubah dari 2.4 kbps menjadi 50 kbps. 5

Dalam bulan Agustus tahun 1968, setelah Roberts dan penyandang dana projek DARPA merevisi semua struktur dan spesifikasi ARPANET, sebuah RFQ dirilis DARPA untuk pengembangan salah satu komponen kunci, paket pensakalaran yang disebut Interface Message Processors (IMP's). RFQ telah dimenangkan dalam bulan Desember1968 oleh sebuah group yang dipimpin oleh Frank Heart dari Bolt Beranek and Newman (BBN). Sebagai tim dari BBN yang mengerjakan IMP's, Bob Kahn memerankan peran utama dalam desain arsitektur ARPANET. Topologi dan ekonomi jaringan didesain dan dioptimasi oleh Roberts bersama Howard Frank dan timnya dari

Network Analysis Corporation. Pengukuran sistem jaringan dilakukan oleh tim pimpinan Kleinrock di UCLA. 6 Karena awal dilakukannya pengembangan teori paket pensaklaran oleh Kleinrock, dan juga adanya perhatiannya yang serius pada analysis, design dan pengukuran, maka Network Measurement Center yang dibangun Kleinrock di UCLA telah terpilih sebagai node pertama projek ARPANET. Ini terjadi dalam bulan September tahun 1969 ketika BBN memasang IMP pertama di UCLA dan host komputer pertama telah tersambung. Projek Doug Engelbart yang menggarap "Augmentation of Human Intellect" (didalamnya terdapat NLS, sebuah system hypertext pertama) di Stanford Research Institute (SRI) kemudian dikembangkan menjadi node kedua. SRI mendukung Network Information Center, dipimpin oleh Elizabeth (Jake) Feinler dan berperan sebagai pemelihara table nama host ke address mapping sesuai dengan direktori RFC's. Sebulan kemudian, pada saat SRI telah tersambung ke ARPANET, pesan pertama dari host ke host telah dikirimkan dari laboratorium Kleinrock ke SRI. Dua node lainnya segera dibangun di UC Santa Barbara dan University of Utah. Dua node terakhir ini membuat projek aplikasi visual, dengan Glen Culler dan Burton Fried di UCSB bertugas mencari metoda-metoda untuk menampilkan fungsi-fungsi matematika mempergunakan "storage displays" agar dapat menjawab "problem of refresh" yang terjadi dalam jaringan. Robert Taylor dan Ivan Sutherland di Utah bertugas mencari metoda-metoda penampilan 3-D dalam jaringan. Sehingga pada akhir tahun 1969, empat komputer host telah tergabung bersama dalam inisial ARPANET, maka cikal bakal Internet telah lahir.

Komputer banyak yang disambungkan ke ARPANET pada tahun-tahun berikutnya dan tim bekerja melengkapi fungsi Host-to-Host protocol dan software jaringan komputer lainnya. Di bulan Desember tahun 1970, the Network Working Group (NWG) bekerja dibawah pimpinan S. Crocker menyelesaikan inisial ARPANET Host-to-Host protocol, dan disebut Network Control Protocol (NCP). ARPANET secara lengkap mempergunakan NCP

selama periode 1971-1972 dan para pengguna jaringan komputer akhirnya dapat mulai melakukan pengembangan aplikasinya.

Dalam bulan Oktober tahun 1972, Kahn telah mengorganisasikan sebuah demonstrasi besar dan sukses ARPANET di International Computer Communication Conference (ICCC). Ini merupakan untuk pertama kalinya diperkenalkan ke masyarakat. Dalam demo ini juga diperkenalkan inisial "hot" aplication, electronic mail (email). Dalam bulan Maret, Ray Tomlinson dari BBN membuat program penulisan pesan email, pengiriman dan pembaca pesan email pertama. Hal ini dilakukan atas dorongan kebutuhan ARPANET akan sebuah mekanisme koordinasi yang mudah. Dalam bulan July, Roberts mengembangkan utilitynya dengan membuat program email utility pertama ke dalam daftar, pemilihan untuk pembacaan, file, meneruskan (forward), dan memberikan jawaban sebuah pesan. Dari penemuan ini maka email merupakan aplikasi yang paling banyak dipergunakan dalam jaringan komputer selama

beberapa dekade.

PEMBELAJARAN T I K

Internet

Internet, adalah gabungan dari 2 kata yaitu: Inter + Net.
Yang mempunyai pengertian: "Komputer yang saling terhubung satu sama lain di seluruh dunia."
Kata Inter memiliki arti hubungan dan kata Net mempunyai arti jaringan.

-PENEMU DAN PAKAR INTERNET:

Tim Berners Lee: berhasil menciptakan teknologi WORLD WIDE WEB (www)
J.C.R Licklider (tahun 1962 Agustus): berhasil mengemukakan sebuah konsep bahwa interaksi sosial dapat dilakukan melalui sebuah jaringan komputer.